• Banyak alasan untuk percaya masa depan akan lebih baik. Fight!

    Belajar politik


    Hasil Pansus Century mulai terkuak, hal tersebut terlihat ketika pembacaan kesimpulan Pansus Century oleh masing-masing fraksi yang ada di DPR pada Rabu dini hari yang lalu. Dari hasil kesimpulan setiap fraksi tersebut, sebagai masyarakat awam saya dapat mengasumsikan bahwa politik itu “seram”. Karena siapapun bisa jadi lawan dan kawan. Tidak ada kawan atau lawan abadi. Yang dijadikan tujuan adalah kepentingan.


    Memang sejak awal, adanya Pansus Century ini seolah menjadi pelajaran politik bagi masyarakat. Kasus ini sangat kental dengan nuansa politik. Sehingga masyarakat mau tidak mau terlarut dalam uforia politik yang sepertinya tidaklah terlalu bersahabat. Saya sendiri merasakan bahwa dengan adanya Pansus Century, kita dibawa kedalam pemikiran pemikiran seorang politikus yang seolah bisa mengalahkan akal sehat untuk membela suatu kepentingan.

    Mengapa saya katakan hal-hal tersebut? Karena seperti yang kita tau, koalisi partai yang mendukung pasangan SBY-Boediono sangatlah besar, namun betapa kagetnya saya melihat koalisi itu terpecah dalam kasus Century. Dari sini jelas bahwa politik itu ”seram” seperti yang saya katakan diatas.

    Black in News, Berikut adalah pandangan atau kesimpulan akhir dari 9 Fraksi di DPR tentang Kasus Bank Century yang selama ini telah banyak menyita waktu dan pemikiran dan biaya, saya ambil dari beberapa sumber :

    - Fraksi Partai Demokrat menilai, secara keseluruhan proses penyelamatan Bank Century sudah disesuai dengan prosedur perundangan yang berlaku. Tidak ditemukan juga aliran dana ke parpol atau ke capres sebagaimana dituduhkan.

    - Fraksi PDIP menilai, mantan Gubernur BI Boediono dan mantan Ketua KSSK Sri Mulyani harus bertanggungjawab atas berbagai kebijakan soal proses dan bailout Bank Century.

    - Fraksi Partai Golkar juga menilai ada penyimpangan aliran dana Bank Century dan itu berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan Investigasi BPK Atas Kasus Bank Century Tbk, disebutkan dua penyimpangan terkait aliran dana FPJP dan PMS yaitu Bank Century melakukan Pembayaran Dana Pihak Ketiga Terkait Bank Selama Bank Century Berstatus Sebagai Bank Dalam Penanganan Khusus Sebesar Rp 938,645 juta, yang melanggar aturan PBI tentang Tindak Lanjut Pengawasan dan Penetapan Status Bank sebagaimana diubah dengan PBI No 7/38/PBI/2005

    - Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mendapat giliran kelima menyampaikan pandangan akhir terkait kasus Bank Century. Seperti disampaikan anggota Pansus, Romahur Muzy, kasus Century diduga merugikan keuangan negara. "Keuangan Bank Indonesia adalah keuangan negara. Dana LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) untuk mengambil alih Bank Century melalui pinjaman modal sementara (PMS) sepenuhnya ranah keuangan negara," kata dia di Gedung Dewan, Senayan, Jakarta, Rabu 24 Februari 2010 dini hari.

    - Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) mengindikasikan adanya modus tindak pidana perbankan dalam kasus Bank Century. "Kami menemukan beberapa perilaku yang mengarah kepada tindak pidana perbankan," kata anggota Panitia Angket dari Partai Amanat Nasional, Asman Abnur, dalam penyampaian pandangan akhir Fraksi terkait kasus Bank Century, di rapat Panitia Angket, Selasa (23/2), di Gedung DPR/MPR RI.

    - Fraksi Partai Hanura dalam pandangan akhir fraksinya terkait Kasus Bank Century memandang bahwa Boediono-Sri Mulyani adalah pihak yang bertanggungjawab soal Bank Century sehingga perlu diproses hukum. Terutama Boediono perlu diprotes sampai Mahkamah Konstitusi.

    - Fraksi PKS dalam pembacaan akhir pandangan terhadap kasus Bank Century mengemukakan ada penyimpangan dalam pengelolaan Bank Century yang dilakukan para pengurus bank yang berakibat memburuknya kondisi bank berupa memburuknya likuiditas, rentabilitas, dan solvabilitas

    - Meski tak menyebut nama, salah satu butir pandangan akhir Fraksi Partai Gerindra menyatakan meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memeriksa para pejabat Bank Indonesia yang diduga melakukan tindak pidana korupsi dalam proses pengucuran dana talangan Bank Century.

    - Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menilai, penanganan Bank Century oleh Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) dengan menyuntikkan dana talangan, telah sesuai aqidah fikih. Alasannya, penanganan Bank Century dilakukan dalam dalam keadaan darurat.

    Begitulah hasil kesimpulan dari setiap fraksi, sensasinya memang menyegarkan seperti rasa Djarum Black menthol.


    0 comments:

    Post a Comment

    Salam blogger...

     

    Blog Status

    Free Hit Counter
    HTML Counter
    free counters

    Followers