• Banyak alasan untuk percaya masa depan akan lebih baik. Fight!

    History of Pocari Sweat


    Hi Pocarian :)

    Nah loh. Pocarian? sejak kapan kata itu muncul ya? sepertinya itulah sapaan yang sudah melekat bagi para pocari sweat addict. Yah termasuk saya, I'm a pocarian. Dan bukan karena saya seorang finalis Ionopolis, tapi karena saya peduli akan ion dan cairan tubuh.

    Seperti yang kita tau, bahwa sebagian besar (6 0%) dari tubuh kita adalah cairan tubuh, dan cairan tubuh itu bukan cuma air, tapi juga ion. Buktinya, keringat yang kita keluarkan memiliki rasa asin, nah rasa asin itulah berasal dari ion Natrium. Dan seberapa pentingkah cairan tubuh itu? Yap, sangat penting. Karena cairan tubuh itu memiliki fungsi yang sangat fital bagi tubuh, seperti sebagai pembawa nutrisi dan oksigen ke seluruh bagian tubuh, mengatur suhu tubuh, melumasi sendi, membantu mencegah sembelit, melindungi organ tubuh dan jaringan, membasahi jaringan mata, mulut dan hidung, mengurangi beban ginjal dan hati dengan membuang zat zat yang tidak terpakai tubuh, dan fungsi fungsi penting lainnya. Oleh karena itu, jika tubuh kita buh, dan pilihan yang cerdas adalah kekurangan cairan tubuh, segeralah untuk menggantikan kembali cairan tubuh yang hilang itu dengan cairan yang tepat yang memiliki komposisi mirip dengan cairan Pocari Sweat.

    Mungkin sebagian temen temen bertanya, ko bisa-bisanya sih Pocari Sweat memiliki komposisi seperti cairan tubuh? Nah sebenernya ini nih yang pengen saya bicarakan sekarang, Kenapa Pocari Sweat memiliki komposisi mirip cairan tubuh. Inilah yang merupakan awal sejarah pocari sweat. Biar jelas, silahkan tonton video Sejarah Pocari Sweat Part 1 berikut :


    Dari video itu, kita bisa tau kan darimana muncul ide awal dibuatnya Pocari Sweat. Yah ternyata ide tersebut di cetuskan oleh Rokuro Harima seorang Penanggung Jawab Pengembangan Minuman yang merupakan seorang ahli rasa di Otsuka Pharmaceutical. Pengalaman pribadinya ketika terserang diare hebat di Meksiko lah yang mendorong ia untuk mengungkapkan ide tentang pengebangan minuman dari cairan infus ke Akihiko Otsuka yang merupakan cucu dari pendiri Otsuka Group dan kepala pabrik Tokushima pada saat itu.

    Ada point menarik menurut saya di pengalaman Rokuro Harima, yaitu ketika meminum obat dengan soda. Yah memang tampak janggal dijaman sekarang, tapi disaat itu dimana kondisi terbatas tidak ada cairan infus dan air, salah satu cara agar Rokuro Harima tidak kehabisa cairan tubuh yang hilang akibat diare adalah dengan minum soda. Dan kejadian itulah yang benar benar menginspirasi Harima. Namun sayang, idenya itu tidak langsung di tanggapi positif oleh Akihiko.

    Barulah 3 tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1976 ketika Akihiko Otsuka menjabat sebagai Presiden Direktur Otsuka Pharmaceutical ide untuk mengembangkan minuman dari cairan infus diangkat kembali. Saat itu, Akihiko memanggil Harima, yang didampingi oleh Akihisa Takaichi seorang peneliti muda yang merupakan anak buahnya, ke ruangannya untuk membicarakan minuman dari cairan infus tersebut. Akihiko mengatakan bahwa sekaranglah waktu yang tepat untuk mengembangkan minuman kesehatan karena kepedulian masyarakat akan kesehatan yang sedang meningkat, dibuktikan dengan olahraga jogging yang menjadi sebuah trend di masyarakat saat itu. Disinilah konsep rasa minuman kesehatan tersebut disampaikan secara jelas oleh Akihiko, yaitu rasa yang tidak membosankan walaupun diminum tiap hari harus tetap enak di tenggorokan. Sebelum lanjut cerita dan biar lebih jelas, silahkan tonton video Sejarah Pocari Part 2 berikut :


    Setelah pertemuan tersebut, ternyata Harima memutuskan untuk menyerahkan pengembangnya kepada Takaichi , maksudnya adalah agar dapat membina peneliti muda tersebut, karena ia yakin Takaichi lah yang akan memikul masa depan perusahaan. Takaichi sadar, bahwa penelitiannya ini akan memakan waktu yang sangat lama, sesuai dengan apa yang dikatakan Harima. Oleh karena itu tanpa membuang waktu, Takaichi langsung melakukan penelitian dengan mengambil sample keringat ketika ia sauna dan berjalan-jalan. Dan ia berkesimpulan bahwa keringat itu berbeda beda, kandungan ion Natrium pada keringat saat sauna memiliki konsentrasi lebih tinggi dibandingkan konsentrasi pada keringat ketika berjalan jalan. Dari sini ia memutuskan untuk membuat minuman kesehatan dengan komposisi mirip dengan cairan keringat ketika sedang berjalan jalan, karena minuman yang ingin diciptakan adalah minuman untuk menggantikan cairan tubuh dalam kehidupan sehari-hari.

    Kemudian Takaichi langsung membuat minuman uji coba dengan mengunakan komposisi mirip cairan keringat saat berjalan-jalan yang telah ia teliti. Tak lupa ia pun menemui Harima untuk menguji temuannya, sayang respon Harima kurang bagus. Ia menilai minuman uji coba ini terasa pahit dan susah di telan. Dari mana sih rasa pahit itu? Ya, rasa pahit itu berasal dari ion Kalium dan ion Magnesium yang juga terkandung dalam keringat. Dan rasa pahit inilah yang menjadi kendala Takaichi dalam mengembangkan minuman ringan yang diinginkan Akihiko.

    Siang malam ia memikirkan bagaimana caranya untuk menghilangkan rasa pahit itu. Lalu suatu hari, terpikirkan olehnya untuk menambahkan zat pemanis alami ke minuman uji cobanya. Dan rasa pahit pun hilang, namun sayang Harima menilai minuman itu memiliki rasa yang tidak seimbang walau memang rasa pahitnya sudah hilang. Ia berpesan bahwa minuman yang akan dibuat adalah minuman kesehatan, bukanlah jus. Jadi konsentrasi kandungan gula harus dibawah 10%. Padahal pada saat itu, sebagian besar minuman ringan memiliki kadar gula diatas 12 % dan minuman yang manis itu lah yang laku dipasaran. Hal ini lah yang membuat percobaan Takaichi untuk menciptakannya mengalami maju mundur, karena harus membuat minuman yang kadar gulanya rendah dan tanpa rasa pahit.

    Sudah hampir tiga tahun sejak penelitiannya dimulai, tepatnya pada bulan Mei tahun 1979 Takaichi dan Harima untuk kesekian kalinya menghadap Akihiko untuk memberikan sample minuman uji coba yang telah Takaichi buat. Saat itu respon Akihiko masih negatif, ia masih merasakan rasa pahit dari minuman uji coba yang diberikan. Padahal saat itu, minuman yang dicoba oleh Takaichi sudah berjumlah lebih dari 1000 jenis.

    Entah direncanakan atau hanya sebuah kebetulan, pada saat bersamaan ada salah seorang staf yang masuk ruangan untuk memberikan sample minuman serbuk instan yang juga sedang dikembangkan Otsuka Pharmaceutical. Dan sama halnya dengan minuman yang sedang dikembangkan Takaichi, minuman ini juga ternyata masih jauh dari harapan Akihiko. Namun kemudian, entah apa yang ada dalam pikiran Akihiko, ia mencampurkan kedua sample minuman tersebut. Dan ternyata, minuman tadi memiliki rasa yang enak, Harima dan Takaichi pun merasakan enaknya.

    Dan Apa sih sebenernya kandungan dari minuman serbuk instan itu? Yah, untuk lebih jelasnya silahkan tonton dulu video Sejarah Pocari Sweat Part 3 berikut :


    Yah, ternyata minuman serbuk instan itu rasa jeruk. Harima berpikir bahwa, rasa pahit pada jeruk yang khas dapat menutipi rasa pahit yang tidak enak. Sejak peristiwa inilah, pengembangan minuman kesehatan maju satu langkah.

    Tanpa buang-buang waktu, sesampainya dirumah Takaichi langsung mengadakan uji coba dengan mencampurkan minuman uji coba dengan berbagai macam jenis jeruk yang telah dibelinya. Dan ternyata salah satu jenis jerukmenunjukkan efek luar biasa untuk menutupi rasa pahit. Buah apakah itu sebenarnya? Hal inilah yang menjadi rahasia perusahaan Otsuka Pharmaceutical sampai saat ini.

    Takaichi semakin memperdalam penelitiannya hingga di uji coba pada tahap akhir, Takaichi membuat 2 jenis minuman dengan konsentrasi kadar gula dibawah 10%, yaitu 6,2 % dan 7 %. Harima pun mengajak para peneliti lain untuk mencoba kedua minuman tersebut. Dan hasilnya ternyata hampir semua peneliti memilih minuman dengan konsentrasi 7 % yang artinya minuman yang lebih manis. Namun Harima, sang ahli rasa, punya ide lain. Beberapa hari setelah uji coba di laboratorium, ia mengajak para peneliti muda untuk mendaki gunung dalam kota di Tokushima. Sesampainya dipuncak, para peneliti muda tersebut diberikan dua jenis minuman, A dan B. Setelah diminum, ternyata hampir semua peneliti tersebut menyukai minuman B. Saat itu lah Harima memberi tahu para peneliti, bahwa sesungguhnya minuman tersebut adalah minuman yang sama ketika diuji coba dalam laboratorium, minuman A mengandung kadar gula 7 % dan B mengandung kadar gula 6,2 %. Harima memang selalu punya cara menunjukkan rasa mana yang lebih baik.

    Setelah rasa sudah ditentukan, Akihiko mengadakan pertemuan direksi Otsuka Pharmaceutical. Dan pada saat itulah kebanyakan direktur mencoba untuk pertama kalinya minuman yang dikembangkan oleh Akihiko, Harima dan Takaichi. Namun apa yang terjadi? Hampir semua direktur berkata minuman tersebut kurang enak, karena rasanya tawar dan asin. Tanggapan negatif inilah yang diberikan oleh para direktur senior Otsuka Pharmaceutical. Namun, tanpa ada sedikitpun keraguan, Akihiko tetap memutuskan akan menjual minuman kesehatan tersebut, ia sangat yakin akan kepekaan rasa dirinya dan Harima. MInuman tersebut diberi nama Pocari Sweat, Pocari yang memberikan kesan menyegarkan digabung dengan kata Sweat yang memiliki arti keringat dalam bahasa Inggris.

    Sebelum lanjut, minum Pocari Sweat dulu Pocarian. Karena tau gak sih? Kalau cairan tubuh itu hilang bukan hanya ketika melakukan aktifitas berat, tetapi ketika menulis tulisan ini pun saya dapat kehilangan cairan tubuh saya. So, gantikan secepatnya agar tetap konsentrasi.

    jenis-jenis kemasan Pocari Sweat

    Yuk lanjut dengan menonton video Sejarah Pocari Sweat Part 4 berikut ini ya Pocarian :


    Akhirnya pada bulan April 1980, untuk pertama kalinya Pocari Sweat dipasarkan. Seluruh karyawan marketing dan karyawan lainnya mengunjungi toko-toko pengecer agar Pocari Sweat dipajang dilebih banyak tempat walaupun hanya satu atau dua kaleng. Namun apa yang terjadi? Hampir semua toko pengecer menolak Pocari Sweat, mereka beralasan bahwa rasa Pocari Sweat aneh sehingga dapat dipastikan tidak akan laku. Pemasaran Pocari Sweat tidak berhenti sampai disitu, agar bisa menawarkan secara langsung kepada konsumen, para marketing mencoba membuka kios di beberapa event dengan harga 10 ribu rupiah. Namun lagi lagi, reaksi konsumen sangatlah buruk seperti apa yang telah dikhawatirkan direksi.

    Penjualan Pocari Sweat disambut sangat buruk oleh konsumen. Saat itu presiden direktur Akihiko Otsuka mengambil keputusan kontroversial, yaitu memerintahkan untuk membagikan Pocari Sweat secara gratis agar dapat diminum setiap orang di setiap tempat dan dengan jumlah yang tak terbatas. Walaupun sempat ditolak oleh pihak marketing, Jiro Tanaka, karena kerugian yang semakin bertambah. Akihiko tetap maju dengan keputusannya, ia berpikir bahwa keunggulan Pocari Sweat tidak dapat dirasakan kalau tidak diminum berulang ulang. Akihiko berkeyakinan bahwa penjualan akan meningkat belakangan , yang diperlukan sekarang adalah dengan mensosialisasikan konsep produk secara tepat dari pada menjual produk sehingga dari sini konsumen akan mengerti manfaat dari Pocari Sweat.

    Sejak itulah pembagian Pocari Sweat secara gratis dan besar besaran dimulai di seluruh Jepang. Para staf marketing saling mengajukan ide, dimana tempat paling efektif untuk membagikan Pocari Sweat. Jiro Tanaka, kepala marketing pada saat itu pergi kelapangan baseball untuk membagikan Pocari Sweat. Bukan hanya membagikan, tapi Tanaka juga menjelaskan konsep Pocari Sweat Secara detail. Dan ternyata respon positif didapatkan Tanaka. Begitupun staf marketing lain, yang mendatangi tempat sauna dan mendatangi langsung orang ysng sedang berkeringat, respon positif didapatkan.

    Berkat pelaksanaan operasi pembagian gratis yang ditargetkan ditempat dimana orang-orang mudah berkeringat, Pocari Sweat mulai populer. Rupanya sudah mulai disadari, Pocari Sweat itu seperti apa. Biar lebih lengkap, silahkan tonton dulu video sejarah Pocari Sweat Part 5 berikut ini :


    Hingga saat ini, pembagian Pocari Sweat sudah mencapai 30 juta kaleng dengan nilai 400 milliar rupiah. Memang bukan nilai yang sedikit, sehingga sempat diusulkan untuk menghentikan pembagian minuman gratis.Namun, Akihiko tetap meneruskan untuk membagikannya sepanjang tahun. Hingga setahun kemudian, tepatnya pada tahun 1981 secara mengherankan penjualan Pocari Sweat meningkat pesat pada musim panas tahun kedua penjualan.

    Pada musim panas ini, penjualan Pocari Sweat meningkat 3 kali lipat dari tahun sebelumnya dan mencapai 2,6 trilliun rupiah. Keyakinan presiden Direktur Akihiko Otsuka akhirnya berbuah. Hingga saat ini Pocari Sweat dijual di 16 Negara, termasuk di Indonesia.

    Nah Pocarian, sudah tau kan seperti apa sejarah Pocari Sweat? banyak hal yang dapat kita petik dari sejarah Pocari Sweat tersebut. mulai dari perjuangan keras, keyakinan, dan perjuangan. Jadi, setiap teguk Pocari Sweat yang kita minum, terdapat sejarah panjang yang membuatnya sangat berarti. Bukan saja meminum untuk menggantikan cairan tubuh, tapi juga meminum untuk sejarah. Ingat, cairan tubuh hilang kapanpun bukan saja ketika kita berarktifitas berat, tetapi juga ketika sedang melakukan akktifitas ringan, bahkan aktifitas dalam ruangan.

    Satu hal lagi, kenapa sih harus Pocari Sweat? yah seperti yang sudah kita lihat, Pocari Sweat dibuat berdasarkan penelitian ilmiah, selain itu Pocari Sweat juga rendah kalori, tidak mengandung soda & kafein serta tanpa pengawet, pemanis buatan dan pewarna buatan. Tambah yakin kan kenapa harus Pocari Sweat?

    Proud to be Pocarian...
    GO ION!!!
    dari saya + Pocari Sweat :D


    5 comments:

    1. :)) artikelnya bagus sobh
      berkunjung ah

      ReplyDelete
    2. @ FUNKIES : thanks bro.. wah udah buat klonengan lagi aja nih ;))

      @ Sulaiman Syahrod : hhe iya bro, biar yang ga bisa buffer bisa tau juga gimana sejarah Pocari Sweat tanpa liat videonya :)
      Artikel ente keren bro..

      ReplyDelete
    3. sob, tukeran banner. banner mu uda di pasang bisa di cek : http://angkasa5.blogspot.com/2011/05/banner-teman.html

      ReplyDelete
    4. @ GDP : udah ane pasang bro..
      silahkan dicek... thanks ya :)

      ReplyDelete

    Salam blogger...

     

    Blog Status

    Free Hit Counter
    HTML Counter
    free counters

    Followers