• Banyak alasan untuk percaya masa depan akan lebih baik. Fight!

    [Weekend Trip] Hunting Borobudur Nirwana Sunrise di Punthuk Setumbu


    Nirwana Sunrise? Kaya apaan sih? Pertanyaan inilah yang bergejolak di kepala gue ketika membaca papan penunjuk jalan menuju Punthuk Setumbu. Pagi itu, 26 Mei 2013, dikala orang normal yang sedang kecapean masih bergelimang kasur dan bantal, gue mas Daru mas Nyanyo mas Bona dan Bagus, kumpulan cowo edun yang ikut dalam trip ini sudah berdiri antara sadar dan tidak di depan sebuah jalan kampung menuju Puthuk Setumbu.
    Pria-pria Edun, Borobudur Nirwana Sunrise Hunter
    Yes, Punthuk Setumbu. Sejujurnya gue gak tau banyak tentang tempat itu, yang gue tau Punthuk Setumbu itu bukit buat menikmati Borobudur dari kejauhan, info ini gue dapet dari ketua pelaksana weekend trip ini, Febi, yang sayangnya gagal ikut karena satu dan lain hal (baca : tidur).
    Lokasi Punthuk Setumbu ini tidak begitu jauh dari Candi Borobudur dan cukup mudah diakses, hanya sekitar 3-4 km ke arah Barat. Jika kita dari arah jalan utama akses ke Borobudur, ambil jalan ke arah kiri ketika sampai di pintu gerbang masuk candi atau ke arah Hotel Manohara, lurus sekitar 750 meter hingga bertemu perempatan, kemudian belok kanan. Lurus mengikuti jalan sekitar 3 km, hingga bertemu mushola disini kiri jalan. Itulah ujung jalan beraspal menuju Punthuk Setumbu, dari mushola tersebut belok kanan menuju jalan kampung, jalannya cukup nanjak dan licin. 
    Mushola tempat parkir mobil
    Berhubung waktu itu kita sampai sekitar jam setengah 5 dan ternyata parkiran yang lebih naik sudah full, alhasil kita kebagian parkir dibawah, tepatnya pinggir jalan depan mushola tersebut. Gue saranin sih dateng lebih pagi, parkir diatas lumayan menghemat tenaga buat nanjak menuju puncak bukit. Walau dari mushola ke pos masuk tidak begitu jauh, tapi gelap dan nanjaknya ituloh bro lumayan bikin ngos ngosan, sampe-sampe udah gak sanggup bercanda ama petugas pos masuk, hehe. Oya, buat naik ke Punthuk Setumbu kita dikenakan biaya 15rb per kepala.
    Gerbang jalan kampung menuju pos masuk Punthuk Setumbu
    'Deket kok mas, paling cuma 10 menit'. Alhamdulillah sedikit lega gue, kirain dari pos masuk ke puncak harus memakan waktu berhari-hari, halah. 'Tapi tergantung nafas juga sih'. Syet dah, perasaan jadi gak enak nih. Tapi hajar aja deh, kadung udah bayar dan demi Nirwana Sunrise bro.
    1 menit pertama gue masih sempet bercanda ama yang lain, menit-menit selanjutnya cukup tau aja deh. Gelap dan jalan tanah yang licin dan menanjak cukup menghalangi langkah kita menuju puncak. Nafas kita ternyata tidak sehebat antusiasme  kita liat Nirwana Sunrise. 10 menit yang ditargetkan ternyata harus molor, tak apalah. Bagi yang mau naik ke puncak, gue saranin buat bawa senter dan gunakan sepatu / sedal gunung karena jalan yang dilalui gelap dan cukup licin.
    Suasana Phuntuk Setumbu yang ramai
    Setelah sekitar 15 menit jalan, kita pun sampe di puncak Punthuk Setumbu. WOW rame banget bro kaya pasar. Mana ada yang ngecamp juga lagi. Fix nih kita kesiangan. Tampak tidak ada celah buat ambil gambar. Namun setelah menyelinap diantara beberapa photographer akhirnya, inilah Borobudur Nirwana Sunrise.


    Foto-foto lengkapnya bisa diliat disini.

    3 comments:

    1. Blogs are very fine for each one the place we're asked heaps of data for just about any topics nice career preserve it up, nice sharing

      ReplyDelete

    Salam blogger...

     

    Blog Status

    Free Hit Counter
    HTML Counter
    free counters

    Followers